Reruntuhan Gereja dari Abad ke-8 Ditemukan di Syria

November 17, 2008 at 2:12 pm | Posted in Science | Leave a comment

Photobucket

Para arkeolog di Syria menemukan reruntuhan gereja dari abad ke-8 di kota tua Palmyra. Daerah di Syria tengah tersebut dulu dikenal sebagai pusat dagang sehingga banyak ditemukan sisa peninggalan arkeologi.

Kepala Departemen Purbakala dan Museum Palymira, Walid Al-Assaad mengatakan ini merupakan gereja keempat dan terbesar yang ditemukan di Palmyra. Bangunan gereja seluas 51 x 30 meter. Tiangnya diperkirakan berdiri tegak 6 meter sementara atapnya yang terbuat dari kayu menjulang hingga 15 meter.

“Di bagian paling utara dan selatan gereja tersebut terdapat dua ruangan yang diyakini sebagai tempat pembaptisan, upacara ritual, ibadah, dan ritual lainnya,” ujar Al-Assaad dalam konferensi pers Kamis (13/11). Di dalamnya juga ditemukan sebuah ampiteater yang mungkin dipakai juga untuk upacara keagamaan.

Kota tua Palmyra terletak 245 kilometer utara Damaskus, ibukota Syria. Palmyra merupakan pusat pemerintahan dan perlintasan jalur perdagangan dari Mesopotamia ke Persia. Pada abad ke-3, Ratu Zenobia dari Syria memisahkan dari kekuasaan Romawi yang mendeklarasikan kemerdekaan sebelum diambil alih kembali Romawi.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: